Saturday, November 1, 2014

Kyoto Jepang


Kawasan kyoto dikelilingi oleh banyak vegetasi dan berlatar belakang Gunung, kota ini dianggap sebagai jantung budaya Jepang yang membuatnya tidak serta merta diluluh-lantahkan oleh musuh ketika perang dunia ke dua bergejolak, ini adalah warisan budaya Jepang.
Wisata Kyoto
Wisata Kyoto
Dalam perkembangannya Kyoto telah diisi banyak cerita menarik, kita dapat melihatnya dari berbagai monumen budaya dibangun di setiap sudut kota, di lain pihak dilihat dari sisi modern Kyoto merupakan markas besar salah satu vendor game terbesar yaitu Nintendo, apakah anda fans Nintendo?.
Disarankan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kota Kyoto ketika musim semi atau musim gugur karena di waktu itulah kita benar-benar bisa melihat pemandangan yang menakjubkan di kota ini. Salah satu panorama terbaik adalah kuil Kiyomizu yang dibangun di atas air terjun, ketika matahari terbenam di balik pegunungan maka kita akan menyaksikan salah satu pemandangan terbaik di bumi.
Kuil Kiyomizu Kyoto
Kyoto memiliki masakan terbaik yang ada di Jepang, kita bisa menjelajah wisata kuliner di Kyoto, Nishiki Market merupakan tempat berburu para wisatawan yang ingin menikmati kuliner di Jepang, selain itu juga terdapat terdapat banyak tempat hiburan malam yang terkonsentrasi di wilayah Kiyamachi.
Nishiki Market Kyoto
Nishiki Market Kyoto
Gang di Pasar Kyoto
Kawasan Kiyamachi di Kyoto
Kawasan Kiyamachi di Kyoto

Thursday, October 30, 2014

Hotel Burj Al Dubai

Burj Al Arab adalah sebuah hotel mewah yang terletak di DubaiUni Emirat Arab. Memiliki ketinggian 321 m (1.053 ft), merupakan hotel tertinggi keempat di dunia. Bentuk struktur bangunan ini dirancang menyerupai bentuk kapal berlayar. Hotel ini sering disebut-sebut sebagai hotel bintang tujuh karena layanan dan fasilitas yang diberikan benar-benar sangat lux.
Burj Al Arab ini dirancang oleh arsitek Tom Wright dari WS Atkins PLC. Pembangunan dimulai pada tahun 1994 diatas sebuah pulau buatan, Tom Wright mengatakan bahwa bangunan ini harus menjadi ikon atau simbolis untuk Dubai sesuai permintaan sang klien. Mirip dengan ikonik Sydney dengan Opera House-nya, London dengan Big Ben, atau Paris dengan Menara Eiffel. Hotel Burj Al Arab selesai dibangun dan dibuka pada bulan Desember 1999 hingga sekarang.
Untuk dapat masuk ke hotel ini harus melalui pintu penjagaan yang ketat. Didepan gerbang akan diminta menunjukkan surat reservasi bagi yang baru datang atau kunci kamar bila sudah melakukan check-in. Bila nama kita tidak tercantum didalam daftar nama, maka kita tidak dapat masuk. Setelah melewati gerbang lanjut masuk melewati jembatan diatas pantai (karena Hotel Burj Al Arab berada di atas pulau buatan). Tidak lama kemudian masuk ke area lobby, dimana disaat kita turun dari kendaraan mereka menyambut dengan menyebut nama kita (tanpa kita menyebut nama kita, mereka sudah tahu dan memanggil nama kita).
Disaat ktia masuk kedalam Hotel Burj Al Arab, kita tidak melihat dimana meja resepsionis untuk melakukan proses check-in, ternyata disaat kita masuk kedalam hotel ini kita langsung disambut oleh 2 pegawai yang akan mengantar kita langsung ke dalam kamar hotel (yang sebelumnya didepan pintu masuk lobby kita disuguhkan makanan kurma dan handuk untuk membersihkan tangan). Didalam kamar terdapat ruang kerja dimana diruang ini kita melakukan proses check-in nya, memperlihatkan kartu identitas/paspor, kartu kredit, dsb.
Kamar yang disediakan terdiri dari 2 lantai, terdiri dari:
Lantai bawah
  • Ruangan keluarga dengan jendela dari kaca yang luas, terdapat sofa-sofa yang indah, televisi dengan remote control moderen
  • Ruang makan, terdapat meja makan yang sudah dihiasi dengan buah-buahan, botol anggur
  • Ruang kerja, terdapat meja beserta laptop yang sudah terkoneksi ke internet
  • Ruang kamar mandi kecil
  • Ruang gudang kecil, untuk menyimpan koper

Lantai atas
  • Ruangan tidur yang besar, dengan jendela dari kaca yang luas, pemandangan separuh laut separuh perkotaan
  • Ruang kamar mandi, jacuzzi, shower mandi, meja rias
  • Ruang serba guna untuk menaruh barang
Semua ruangan terlihat mewah dan lux, sofa-sofa dan sarung bantal yang terbuat dari bulu angsa, karpet yang tebal, disediakan remote control untuk membuka dan mengangkat televisi dari dalam meja, serta membuka dan menutup korden secara automatis. Setiap lantai terdapat seorang private assistant, mereka akan membukakan pintu bila kita ingin masuk kamar (jadi kunci kamar tidak pernah dipakai, hanya untuk ditunjukkan di pintu gerbang pintu pos keamanan masuk hotel saja. Setiap kita keluar kamar walau hanya sesaat, setiba kita masuk kembali ke kamar maka kamar sudah menjadi rapih kembali, susunan seprei dan bantal kembali tertata rapih, sajian buah-buahan di isi kembali, diberikan makanan-makanan yang beragam, terkadang buah kurma aneka rasa, lalu coklat, dsb.
Tanpa harus menginap di hotel ini sebenarnya kita juga dapat masuk kedalam hotel Burj Al Arab, yaitu dengan cara kita santap makan siang/malam disana. Tapi lagi-lagi untuk dapat makan di hotel Burj Al Arab kita harus melakukan reservasi yang waktunya bisa beberapa bulan sebelumnya, jadi kita tidak dapat datang langsung untuk memesan tempat. Hotel ini dikelola oleh Grup Jumeirah, terdiri dari 28 ganda lantai lantai yang menampung 202 kamar tidur. Suite terkecil menempati area seluas 169 m2, 225m2 dan hinnga yang terbesar seluar 780 m2.
Hotel ini juga memiliki tempar rekreasi yang tertutup, artinya hanya bisa dipergunakan oleh tamu-tamu hotel yang menginap, tidak diperuntukkan untuk umum. Tempat rekreasi terdapat kolam bernang, wahana bermain air dan pantai yang juga terdapat rumah makan disana. Pantainya bersih, airnya jernih. Dari hotel menuju pantai menggunakan kendaraan lokal khusus yang jaraknya hanya beberapa menit saja. Selagi kita menginap di hotel ini sebaiknya memang kita manfaatkan fasilitas-fasilitas menariknya.
Di hotel ini juga menyediakan kendaraan transportasi bila kita ingin berpergian keluar dari lokasi hotel. Terdapat taksi lokal atau kendaraan-kendaraan mobil mewah seperti Ferrari, Lamborgini, Roll Royce, BMW yang dapat disewa. Atau bila kita ingin pergi ke bandara dari hotel Burj Al Arab menggunakan helikopter juga dapat dilakukan, selama kita sanggup menyewanya. Hotel ini memiliki landasan helikopter diatas gedung. Sesuatu hal yang menarik untuk disimak juga adalah bahwa hidangan makanan di hotel ini diberi kandungan sedikit serpihan/serbuk dari emas, dimana dalam 1 tahun hotel Burj Al Arab menghabiskan 5 kg emas untuk dikonsumsi dalam makanan-makanan tersebut.

Wednesday, October 29, 2014

Kelenteng Sam Po Kong


Kelenteng Sam Po Kong merupakan bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama Islam yang bernama Zheng He / Cheng Ho. Tempat ini biasa disebut Gedung Batu, karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang.

Hampir di keseluruhan bangunan bernuansa merah khas bangunan China. Sekarang tempat tersebut dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang serta tempat untuk berziarah. Untuk keperluan tersebut, di dalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien. Padahal laksamana Cheng Ho adalah seorang muslim, tetapi oleh mereka di anggap dewa. Hal ini dapat dimaklumi mengingat agama Kong Hu Cu atau Tau menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepada mereka.

Seperti umumnya bangunan kelenteng, Kuil Sam Poo Kong yang terletak di Simongan, Semarang, ini juga didominasi warna merah. Sejumlah lampion merah tidak saja menghiasi kelentengnya, tetapi juga pohon pohon menuju pintu masuk.
Bangunan inti dari kelenteng adalah sebuah Goa Batu yang dipercaya sebagai tempat awal mendarat dan markas Laksamana Cheng Ho beserta anak buahnya ketika mengunjungi Pulau Jawa di tahun 1400-an. Goa Aslinya tertutup longsor pada tahun 1700-an, kemudian dibangun kembali oleh penduduk setempat sebagai penghormatan kepada Cheng Ho.
Kini di dalam goa tersebut terdapat Patung Cheng Ho yang dilapisi emas dan digunakan untuk ruang sembahyang dalam memohon doa restu keselamatan, kesehatan dan rejeki. Selain bangunan inti goa batu tersebut, yang dindingnya dihiasi relief tentang perjalanan Cheng Ho dari daratan China sampa ke Jawa, di area ini juga terdapat satu kelenteng besar dan dua tempat sembahyang yang lebih kecil.
Tempat tempat sembahyang tersebut dinamai sesuai dengan peruntukannya, yaitu kelenteng Thao Tee Kong yang merupakan tempat pemujaan Dewa Bumi untuk memohon berkah dan keselamatan hidup. Sedangkan tempat pemujaan Kyai Juru Mudi berupa makam juru mudi kapal yang ditumpangi Laksamana Cheng Ho.
Tempat pemujaan lainnya dinamai kyai Jangkar, karena di sini tersimpan jangkar asli kapal Cheng Ho yang dihias dengan kain warna merah pula. Di sini digunakan untuk sembahyang arwah Ho Ping, yaitu mendoakan arwah yang tidak bersanak keluarga yang mungkin belum mendapat tempat di alam baka.
Lalu ada tempat pemujaan Kyai Cundrik Bumi, yang dulunya merupakan tempat penyimpanan segala jenis persenjataan yang digunakan awak kapal Cheng Ho, serta Kyai dan Nyai Tumpeng yang mewakili temapt penyimpanan bahan makanan pada jaman Cheng Ho.

Karena seluruh area lebih dimaksudkan untuk sembahyang, tidak semua orang boleh memasukinya. Bangunan kuil, baik yang besar maupun yang kecil dipagari dan pintu masuknya dijaga oleh petugas keamanan. Hanya yang bermaksud sembahyang saja yang diijinkan masuk sedangkan wisatawan yang ingin melihat lihat bisa melakukan dari balik pagar.
Sejak Renovasi besar besaran tahun 2002 dan selesai 2005, yang menelah biaya 20 miliar, Sam Poo Kong menarik perhatian lebih banyak orang untuk berkunjung. Di halaman yang cukup luas di depan kelenteng, terdapat sejumlah patung, termasuk patung Laksamana Cheng Ho, yang cukup menarik untuk dinikmati. Di sinilah atraksi atraksi kesenian berupa tari tarian, barongsai atau bentuk kesenian lain digelar untuk memperngati hari hari bersejarah yang berhubungan dengan Cheng Ho atau budaya China.
Di bulan Agustus misalnya, selalu diadakan festival mengenang datangnya Cheng Ho ke Semarang. Untuk bulan Agustus 2009, festival diadakan tanggal 18 memperingati HUT ke604 kedatangan Cheng Ho.
Perayaan disertai dengan arak-arakan, bazaar, dan festival Barongsai. Hari hari besar lainnya yang dirayakan di sini termasuk di antaranya Hari Raya Imlek dan hari kelahiran Cheng Ho. Kedatangan turis asing, terutama dari China, menunjukkan bahwa Sam Poo Kong dikenal luas di dunia. Berdasarkan uang sedekah yang ditinggalkan pengunjung, Kuil Gedung Batu ini juga sering dikunjungi turis turis asing dari Amerika, Rusia, Brazil dan negara negara lain.
Laksamana Cheng Ho yang keturunan Persia dan beragama Islam, membuat tempat ini juga banyak dikunjungi oleh mereka yang beragama Islam, termasuk para turis yang datang dari China.

Monday, October 27, 2014

Patung Merlion


 Siapa yang tidak kenal dengan patung ini. Patung Merlion merupakan icon bagi negara Singapura. Patung ini juga menjadi destinasi wisata yang banyak diminati wisatawan saat datang ke Singapura. Baik untuk menikmati suasana di Tepi Pantai atau pun sekedar Berfoto dengan Patung Merlion.

Menurut Sejarah Melayu, nama Singapura diberikan oleh Sang Nila Utama, pangeran Melayu dari Palembang pada awal abad ke 14. Ketika Sang Nila Utama berlayar di laut, terjadi badai dan angin kencang yang mengakibatkan perahunya terdampar di sebuah pulau. Saat di pulau, Sang Nila Utama melihat seekor binatang yang menyerupai singa. Oleh karena itu, pulau tersebut dinamakan Singapura (berarti "kota singa").

Merlion Dirancang oleh Mr. Fraser Brunner, anggota panitia suvenir dan kurator di Van Kleef Aquarium, kepala singanya melambangkan singa yang terlihat oleh Pangeran Sang Nila Utama seperti yang tercantum dalam “Sejarah Melayu”. Ekor ikan sang Merlion melambangkan kota kuno Temasek (berarti “laut” dalam bahasa Jawa), nama Singapura sebelum sang Pangeran menamakannya “Singapura” (berarti “lion” (singa) “city” (pura) dalam bahasa Sansekerta) dan juga melambangkan awal Singapura yang sederhana, yaitu sebagai perkampungan nelayan.

Berukuran tinggi 8,6 meter dan berbobot 70 ton, patung Merlion ini dibangun dari campuran semen oleh seniman Singapura, almarhum Mr. Lim Nang Seng. Patung Merlion kedua yang lebih kecil, berukuran tinggi dua meter dan berbobot tiga ton, juga dibangun oleh Mr. Lim. Bagian badannya terbuat dari campuran semen, kulitnya dari pelat porselen dan matanya dari cangkir teh kecil berwarna merah.

Rumahnya yang pertama Merlion dan anaknya, “Cub”, awalnya terletak di muka Singapore River, tepat di seberang Elizabeth Walk, hanya 120 meter dari lokasinya yang sekarang. Area yang juga disebut sebagai Merlion Park ini segera menjadi tempat atraksi wisata yang populer, dan menjadi salah satu tempat-tempat terkenal di kota-kota besar dunia. Perdana Menteri Singapura pada waktu itu, Mr. Lee Kuan Yew, meresmikan upacara pemasangan Merlion ini pada tanggal 15 September 1972. Sebuah prasasti perunggu mengabadikan peristiwa bahagia tersebut dengan tulisan,
“Merlion ini didirikan sebagai lambang untuk menyambut semua pengunjung ke Singapura.”

Saat ini, Merlion menarik lebih dari satu juta pengunjung setahun, yang datang ke Merlion Park untuk mengambil foto ikon terkenal dunia ini di rumahnya yang baru, di samping One Fullerton.


Lokasi Patung Merlion Rumah Merlion yang baru terletak bersebelahan dengan One Fullerton, sebuah taman seluas 2.500 meter persegi yang baru saja dibangun. Di One Fullerton, terdapat aneka restoran, lounge, dan klub dansa di tepi sungai.

Area ini juga memiliki sebuah tanjung dengan teras tempat duduk dan sebuah dek untuk menonton yang sanggup menahan sampai 300 orang, serta sebuah tempat pendaratan kapal sehingga pengunjung dapat turun dari taksi kapal. Dek ini memberi panorama sang Merlion yang terbaik bagi para fotografer, dengan latar belakang cakrawala kota dan Marina Bay yang indah, termasuk gedung-gedung landmark seperti The Fullerton Singapore dan Esplanade – Theatres on the Bay.

Merlion Cub terletak 28 meter di belakang sang Merlion. Dipasang pula sebuah sistem pompa untuk Merlion dan anak Merlion, sehingga dapat menyemburkan air sepanjang hari dan malam.

Sunday, October 26, 2014

Wisata Masangin di Alun - Alun Selatan Yogyakarta

Pernahkah Anda mendengar tempat wisata Alun-Alun Kidul Yogyakarta? Jika Anda berwisata ke Yogyakarta, cobalah untuk mengunjunginya. Alun-Alun Kidul terletak di wilayah Keraton Yogyakarta, tepatnya berada di belakang Keraton Yogyakarta (selatan Keraton). Selain Alun-Alun Kidul, terdapat pula Alun-Alun Utara yang dapat Anda temukan di depan Keraton (bagian utara Keraton). Kedua alun-alun ini memiliki fungsi yang berbeda. Alun-Alun Utara (Altar) berfungsi sebagai tempat berkumpulnya masyarakat dan memiliki watak yang ribut, sedangkan Alun-Alun Kidul (Alkid) berfungsi sebagai penyeimbang dari keadaan yang terdapat di Altar. Sebagai salah satu landmark Yogyakarta selain Tugu, Malioboro, Kraton, dan Tamansari, tentunya Alun-alun Kidul dapat menjadi tujuan wisata lainnya jika Anda berkunjung.

Sejarah dan legenda pohon beringin alun-alun kidul
Pada jaman dahulu Alkid digunakan sebagai tempat bagi prajurit keraton untuk berlatih ketangkasan. Berbagai latihan yang diajarkan antara lain adalah manahan (lomba memanah dengan posisi duduk bersila), setonan (latihan berkuda), rampok macan (lomba adu harimau), dan lain-lain. Selain itu, mereka juga menggunakannya untuk melatih konsentrasi dengan cara masangin (berjalan melewati dua buah pohon beringin kembar yang terdapat ditengah-tengah Alkid). Pohon beringin ini memiliki pagar disekitarnya berupa tembok yang mengelilingnya dan sering disebut dengan ringin kurung. Terdapat makna simbolis dari kedua pohon beringin ini yaitu sebagai laki-laki pada pohon beringin sebelah barat dan simbol perempuan pada pohon beringin sebelah timur.

Mengenai asal mula pohon beringin kembar tersebut, terdapat berbagai versi sejarah yang terdapat didalamnya. Ada yang mengatakan Sultan Hamengkubuwono I mempunyai putri yang cantik jelita yang membuat banyak lelaki terpikat akan kecantikannya serta ingin melamarnya. Untuk itu, Sultan pun memberi tantangan bagi siapa saja yang ingin melamar putrinya, yaitu harus melewati pohon beringin kembar dengan mata tertutup. Menurut Sultan, hanya orang yang memiliki hati baik dan tulus yang dapat melewati beringin kembar dengan mata tertutup. Konon, yang berhasil melewatinya dan menjadi menantu Sultan hanyalah Prabu Siliwangi. Versi lain dari pohon beringin ini mengatakan beringin kembar digunakan sebagai pertahanan gaib untuk mengecoh pasukan Belanda yang ingin menyerang keraton agar mereka kehilangan arah.

Wisata Pohon beringin Alun-alun kidul

Saat ini, Alkid beralih fungsi menjadi tempat hiburan bagi masyarakat umum. Berbagai golongan masyarakat dapat memanfaatkan Alkid sebagai wisata olahraga mereka untuk sekedar jogging ataupun bersepeda mengelilingi Alkid di pagi maupun sore hari. Pada malam hari, kondisi Alkid lebih ramai dibanding pagi hingga sore hari karena segerombolan anak muda datang berbondong-bondong untuk menikmati wisata malam Alkid. Ada yang memutari Alkid dengan menggunakan Odong-odong dan becak mini yang disewakan, ada ingin berwisata kuliner, ada pula yang ingin mencoba melakukan masangin. Bagi wisatawan, berkunjung ke Alkid tidak akan terasa sempurna jika tidak mencoba masangin. Menurut mitos, jika Anda mampu melewatinya dengan lancar, berarti Anda termasuk orang yang memiliki hati serta pikiran yang bersih. Selain itu, apa yang Anda inginkan akan terkabul. Ada juga mitos yang mengatakan bahwa jika Anda mampu melewatinya, rejeki Anda akan lancar. Apabila Anda tidak membawa penutup mata, terdapat persewaan penutup mata di sekitar Alkid. Anda cukup merogoh uang sebesar Rp. 3000, 00 untuk menyewanya.

Untuk wisata kulinernya, Anda tidak perlu khawatir karena terdapat penjual di sekitar Alkid yang menjajakan berbagi jenis makanan, baik di angkringan maupun warung lesehan. Menu khas yang biasa disantap adalah wedang bajigur, wedang ronde, dan  jagung bakar. Penjaja makanan yang lain adalah tempura, otak-otak, dan bakso bakar. Jika Anda ingin menyantap makanan berat, di Alkid terdapat penjual makanan yang menjajakan nasi goreng, ayam bakar, dan bermacam makanan lainnya. Untuk dapat menyewa odong-odong atau becak mini, biasanya Anda akan dikenakan tarif yang berbeda sesuai dengan berapa kali putaran yang Anda inginkan. Selain itu ada pula penyewaan sepeda tandem dengan harga sekitar Rp. 10.000, 00 yang berlaku 4 kali putaran untuk sepeda tandem dua dan 3 kali putaran untuk sepeda tandem tiga.

Saturday, October 25, 2014

Air Mancur Keberuntungan

. Air Manaacur Trevi, Roma, Italia

AIR MANCUR TREVI DI ROMA ITALIA


Bagi Anda yang ingin mengunjungi objek wisata  dengan mitos-mitos unik di dalamnya, mungkin Trevi Fountain di Italia adalah salah satu tempat yang wajib dikunjungi.  Trevi Fountain merupakan air mancur bergaya Baroque Style terbesar di Ibu Kota  Italia, Roma dan merupakan salah satu air mancur yang paling terkenal di dunia.
Air mancur ini sangat kental dengan seni arsitektur Eropa pada abad 17. Hal tersebut terlihat dari banyaknya detail hiasan-hiasan berupa ukiran dan patung-patung di sekitarnya. Namun bukan sekedar keindahan arsitekturnya yang membuat wisatawan penasaran dengan objek wisata ini. Adanya mitos melempar koin ke dalam kolam air mancur membuat jutaan wisatawan dari seluruh penjuru dunia ingin membuktikan sendiri kebenarannya.
Bangunan yang oleh masyarakat setempat disebut Fontana di Trevi ini dibangun pada tahun 1732 berdasarkan perintah dari Paus Clement XII dan didesain oleh Nicola Salvi. Pembangunan air mancur ini baru selesai pada tahun 1762 setelah pekerjaannya sempat tertunda karena meninggalnya  Nicola Salvi pada tahun 1751. Giuseppe Pannini, seorang arsitek asal Italia yang kemudian melanjutkan pekerjaan ini dan kemudian mendesain cerita kiasan yang tergambar di patung Trevi Fountain yang sekarang. Patung-patung tersebut menggantikan rencana awal pembuatan patung Agrippa dan Trivia rancangan Nicola Salvi.
Air mancur yang erletak di Kota Roma ini mempunyai tinggi 26,3 m dan lebar 49,5 m dengan banyak patung-patung yang menambah eksotisme air mancur ini. Patung-patung tersebut bercerita mengenai “Taming of The Waters” atau cerita tentang seseorang yang menjinakan air.
Di bagian tengah air mancur digambarkan Neptunus atau Poseidon (sang dewa laut) sedang menaiki kereta tempur berbentuk kerang. Kereta tersebut ditarik oleh dua ekor monster laut berbentuk kuda yang dikemudikan oleh triton (dewa laut yang memiliki ekor berbentuk lumba-lumba). Di satu sisi terlihat kuda yang tenang dan patuh, sementara di sisi lain terlihat kuda yang sedang gelisah dan terkesan ingin membelot. Hal ini sesuai dengan sifat laut yang terkadang bersahabat namun dapat pula berubah menjadi berbahaya.
Pada bagian kiri Patung Neptunus terdapat relief Abudance (kemakmuran) yang sedang menuangkan air dari dalam kendi, sementara di sisi kanannya terdapat Salubrity (kesehatan) yang sedang memegang air yang sedang diminum oleh seekor ular. Cerita ini menggambarkan kisah pembangunan saluran air Aqua Virgo, dengan salah satu patung menggambarkan salah seorang pembangunnya, Agrippa. Palazzo (istana) Poli dengan desain yang selaras dengan Trevi mountain terlihat begitu padu menghias latar belakang air mancur ini.
Daya tarik utama dari Fontana di Trevi ini adalah mitos melemparkan koin ke dalam air kolamnya. Cara melemparnya adalah dengan membelakangi sisi air mancur dan jika berhasil melemparkannya ke dalam kolam maka dipercaya bahwa suatu saat kita akan kembali lagi ke kota penuh sejarah ini. Koin yang terkumpul di dalam kolam diperkirakan berjumlah €3000 setiap harinya. Uang ini kemudian digunakan untuk subsidi bagi warga miskin dan yang membutuhkan untuk digunakan berbelanja di sebuah supermarket di Kota Roma.
Untuk mengunjungi air mancur Trevi Fountain dari Fiumicio Airport Roma, Anda dapat menggunakan shuttle bus dengan biaya sekitar €8 (8 Euro) menuju pusat kota Roma. Namun Jika kita berada di sekitar kota Roma, maka alternatif perjalanan dapat ditempuh menggunakan kereta cepat  bawah tanah (subway) atau yang disebut dengan Metropolitana di Roma oleh masyarakat setempat. Anda hanya perlu mencari stasiun kereta bawah tanah terdekat dan memilih kereta yang berada di jalur B. Dengan merogoh kocek sekitar €1,5 (1,5 Euro) untuk single trip atau €6 (6 Euro) untuk paket satu hari perjalananan, Anda dengan cepat akan diantar hingga stasiun terdekat, yaitu Stasiun Colosseo. Kami menyarankan Anda untuk membeli tiket terusan selama satu hari karena tiket subway tersebut juga berlaku untuk metro, bus dan tram bersamaan. Jadi, satu tiket yang Anda beli dapat digunakan juga untuk menaiki transportasi lain tanpa harus membayar tiket lagi. Nah dari Stasiun Colloseo Anda hanya harus berjalan kaki sekitar 5-10 menit untuk akhirnya sampai di air mancur yang pesonanya seakan tak pernah habis ini.


Friday, October 24, 2014

Tempat Populer Bagi Wisatawan Jepang

Banyak sekali tempat wisata di Jepang yang menarik untuk dikunjungin, Negara yang beribukota di Tokyo ini walaupun sudah menjadi negara yang sangat modern dan maju, namun masih memiliki tempat wisata alam yang indah dan sudah terkenal di dunia. Beberapa tempat wisata di jepang yang terkenal dapat Anda jadikan pilihan untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau kerabat terdekat Anda.

Berikut ini adalah Daftar nama 10 tempat-tempat wisata di jepang yang menarik dan terkenal serta sudah menjadi tempat wisata favorit di jepang.

1. Kyoto
Kyoto - Dahulunya merupakan ibukota Negara Jepang dan menjadi tempat tinggal kaisar dari tahun 794 sampai dengan tahun 1868. Sekarang Kyoto hanya merupakan salah satu kota terbesar ketujuh di Jepang dengan populasi sekitar 1,4 juta penduduk. Kyoto sudah berkali-kali hancur karena banyaknya perang dan sering terjadi kebakaran selama berabad-abad, namun karena Kyoto nilai sejarahnya yang tinggi, Kyoto tidak terdaftar sebagai kota sasaran bom atom dan selamat dari serangan udara ketika Perang Dunia II. Kyoto mempunyai banyak sekali Kuil yang sampai tidak terhitung jumlahnya, Kuil di Kyoto dan tempat bersejarah lainnya yang memiliki nilai tinggi tetap bertahan hidup di kota ini sampai sekarang. Kota Kyoto juga termasuk dalam daftar kota paling indah di dunia dan juga memiliki sekitar 137 hotel.

2. Tokyo
Tokyo - Merupakan ibukota di Jepang yang sekarang dan menjadi kota metropolis di dunia dengan jumplah penduduk yang sangat padat. Hal ini mnerupakan salah satu dari 47 prefektur Jepang, yang terdiri dari 23 bangsal pusat kota dan juga beberapa kota lainnya, kota dan desa yang berada di sebelah barat pusat kota. Seperti kepulauan Izu dan Ogasawara juga masih menjadi bagian dari Kota Tokyo.

Sebelum tahun 1868, Tokyo dikenal dengan nama Edo. Sebuah kota kecil dan menjadi sebuah benteng pertahanan pada abad ke-16, Edo kemudian menjadi sebuah pusat politik di Jepang pada tahun 1603 sewaktu Tokugawa Ieyasu mendirikan pemerintahan feodal di sana. Beberapa waktu kemudian, Edo tumbuh menjadi salah satu kota yang paling padat penduduknya di dunia. Ketika Restorasi Meiji tahun 1868, kaisar dan modal pindah dari Kyoto menuju Edo, yang kemudian berganti nama menjadi Tokyo ("Timur Modal"). Sebagian besar kota Tokyo hancur dalam gempa bumi besar yang terjadi di kawasan Kanto pada tahun 1923 dan ketika terkena serangan udara pada tahun 1945.

Tokyo menawarkan banyak sekali pilihan tempat belanja, budaya hiburan, dan makan pada pengunjung. Sejarah kota dapat ditemukan di kabupaten seperti Asakusa, dan dalam museum yang sangat baik, kuil bersejarah serta kebun. Tokyo juga menawarkan sejumlah ruang hijau yang menarik di pusat kota dan dalam perjalanan kereta api yang relatif singkat di pinggiran nya.

Banyak bar dan klub berjajar, Tokyo memiliki banyak gedung pencakar langit, neon, toko elektronik, dan pusat perbelanjaan, besar. Pada waktu yang sama, beberapa kuil, candi, restoran sushi, soba, pemandian umum, serta penginapan, Tokyo juga merupakan kota sejarah dan tradisi yang hidup kembali. Terdapat banyak galeri seni dan museum, tidak biasa dalam museum parasit. Dan tentu saja Ikan Tsukiji Market, dan perjalanan perahu di Sungai Sumida, serta karaoke juga populer di Tokyo.

3. Osaka
Osaka - Memiliki populasi kurang lebih 9 juta penduduk, Dan menjadi kota terbesar ketiga dan kedua di Jepang yang memiliki peran paling penting. Osaka sudah menjadi lokomotif ekonomi di wilayah Kansai selama berabad-abad. Osaka sebelumnya dikenal sebagai Naniwa. Sebelum Periode Nara, ketika modal yang digunakan kemudian dipindahkan dengan pemerintahan masing-masing waktu pergantian kaisar baru, Naniwa juga pernah menjadi ibukota Jepang, yang pertama dan yang pernah dikenal.

Pada sekitar abad ke-16, Toyotomi Hideyoshi memilih Osaka sebagai lokasi untuk mendirikan istananya, Setelah kematian Toyotomi Hideyoshi, Tokugawa Ieyasu memindahkan pemerintahannya ke Edo (Tokyo). Osaka memiliki kekuatan ekonomi di luar Hong Kong dan Thailand, merupakan kota yang penuh energi. Ada kuil Kyoto dan Nara yang menjadi Situs Warisan Dunia, adalah tanah suci di Koyasan. Objek wisata di Osaka yang paling populer seperti Floating Garden Observatory Osaka Aquarium dan futuristik, dan Universal Studios Jepang.

4. Sapporo, Hokaido
Hokkaido - Merupakan kota terbesar kedua di Jepang bagian utara dan yang paling tidak berkembang diantara empat pulau utama Jepang. Cuaca di musim dingin banyak sekali salju, suhu yang mencapai di bawah nol dan lautan yang membeku, sementara ketika musim panas tidak mendapatkan panas dan lembab seperti di bagian lain negara Jepang. Dengan keindahan alam murni nya, Hokkaido menarik pecinta alam luar, seperti pemain ski dan snowboarders di musim dingin dan pejalan kaki, pengendara sepeda dan berkemah dari bulan Juni sampai September.

Yang paling terkenal di Hokkaido adalah kota Sapporo, banyak orang yang berpikir bahwa itu adalah nama bir. Sapporo merupakan kota yang terbesar di Hokkaido. Anda dapat mencoba untuk menikmati makanan laut yang masih segar di kota ini.

5. Yokohama
Yokohama - Jika Hokaido merupakan sebuah Kota yang terbesar kedua di Jepang Utara, Yokohama adalah kota yang terbesar kedua Di Negara Jepang dengan jumplah populasi lebih dari tiga juta jiwa. Jarak antara Yokohama dengan Tokyo sekitar setengah jam perjalanan waktu menuju arah selatan kota Tokyo dengan menggunakan kereta api, dan merupakan ibukota Prefektur Kanagawa.

Menjelang akhir Periode Edo sekitar tahun 1603-1867, Jepang mempertahankan kebijakan isolasi diri, pelabuhan Yokohama merupakan salah satu wilayah yang pertama dibuka untuk perdagangan luar negeri pada tahun 1859. Akibat dari semua itu adalah Yokohama semakin cepat tumbuh dari yang semula hanyalah sebuah desa nelayan kecil menjadi salah satu kota yang utama di Jepang. Sampai saat ini, Yokohama tetap populer pada kalangan ekspatriat, dan memiliki salah satu pecinan terbesar di dunia serta masih mempertahankan beberapa tempat tinggal mantan Barat yang ada di distrik Yamate.

6. Nagasaki
Nagasaki - Sebuah kota pelabuhan yang menarik dan terdapat di pulau Kyushu dengan ibukota Nagasaki Prefecture. Sebagai salah satu kota yang terdekat di Jepang port menuju daratan Asia, Nagasaki memiliki peran yang sangat penting dalam hubungan perdagangan ke luar negeri selama berabad-abad dan yang paling penting dari port yang sangat sedikit hanya terbuka secara terbatas dari pedagang asing selama masa periode isolasi Jepang.

Dalam sejarah yang baru, Nagasaki menjadi sebuah kota yang kedua setelah Hiroshima untuk dihancurkan oleh bom atom pada waktu Perang Dunia II. Meganebashi merupakan jembatan batu yang tertua Jepang. Jika Anda melihat jembatan ini akan tercermin dalam air, kenapa disebut Meganebashi karena cukup jelas. Pada Museum Bom Atom Nagasaki, Anda dapat mempelajari penderitaan setelah bom atom pada tanggal 9 Agustus 1945, sebelum kemerdekaan Indonesia.

7. Ishigaki
Ishigaki Island - Merupakan sebuah pulau yang utama di Kepulauan Yaeyama dan menjadi pusat transportasi di kawasan tersebut. Ishigaki City, merupakan kota yang paling selatan di Jepang, pusat kota Yaeyama merupakan tempat bandara utama yang ada di wilayah ini serta terminal, perahu, dan banyak sekali hotel, toko-toko, restoran dan bar yang ada di Ishigaki Island. Laut biru dan pasir putih yang dapat Anda temukan di sekitar Ishigaki akan terasa menenangkan. saran dari yoshiewafa untuk Anda supaya mengamati terumbu karang dan ikan naik glass bottom boat tropis.

8. Kagoshima
Kagoshima - Merupakan sebuah kota utama yang berada daerah selatan Kyushu dengan ibukota Prefektur Kagoshima. Kota ini juga sering dibandingkan dengan sebuah kota yang ada di Italia yaitu Naples karena memiliki iklim sama ringan, pohon palem yang berjajar jalan, penduduk yang marah relatif panas dan Sakurajima, Kagoshima Vesuvius. Gunung berapi aktif, sangat mudah diakses dengan menggunakan perahu feri, jika Anda ingin melihat panorama alam yang ada di pulau Kyushu, dapat pergi menuju beberapa tempat yang ada di kota observatorium.

9. Hakodate, Hokkaido
Hakodate - Merupakan sebuah kota terbesar ketiga di Hokkaido, dan terletak di ujung selatan pulau tersebut. Hakodate terkenal memiliki pemandangan yang indah untuk dinikmati dari Gunung Hakodate dan memiliki makanan laut yang lezat dan masih segar. Sebagai salah satu kota pelabuhan di Jepang yang pertama dan dibuka untuk perdagangan internasional setelah era isolasi negara Jepang, Hakodate sudah mengalami banyak sekali pengaruh yang terkenal dari luar negeri, serta kabupaten mantan perumahan penduduk negara asing dan benteng dengan memiliki gaya Barat antara atraksi utama dan wisata.

Onuma Park merupakan sebuah taman nasional kuasi yang indah, danau pulau bertitik, berjarak hanya sekitar setengah jam di arah utara Hakodate dan juga membuat sepanjang perjalanan antara Hakodate dan Sapporo lebih baik. Tanpa harus pergi menuju Hakodate ketika musim bunga ceri pada bulan Mei, jika Anda melihat matahari yang terbenam dari Mt itu Anda pasti juga terpikat dengan panorama alam Hakodate. Hakodate dikelilingi oleh laut, yang juga terkenal dengan makanan lautnya yang segar. Bangun pagi-pagi, cobalah sarapan pagi dengan semangkuk seafood yang dapt Anda temui di pasar dekat Stasiun Hakodate.

10. Kobe, Prefektur Hyogo
Kobe - Merupakan ibukota dari Prefektur Hyogo dan menjadi salah satu dari sepuluh kota terbesar di Jepang. Kobe juga dianggap salah satu kota di Jepang yang paling menarik karena Lokasinya di antara laut dan pegunungan Rokko. Kobe sudah menjadi kota pelabuhan yang berperan penting selama berabad-abad. Di antara yang pertama dibuka untuk perdagangan Internasional pada abad ke-19 di samping pelabuhan Yokohama, Nagasaki, Hakodate dan Niigata.

Tahun 1995, Kobe dilanda bencana Gempa Besar Hanshin-Awaji, yang menewaskan lebih dari 5000 orang dan menghancurkan puluhan ribu bangunan. Sekarang kota ini sudah dibangun kembali, namun tanda-tanda akan terjadinya beberapa peristiwa yang mengerikan tetap masih terbayang. Pemandangan pelabuhan yang dapat dilihati dari Pegunungan Rokko menghadap Kitano tua yang eksotis, ada beberapa hal yang menarik wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan di Kobe. Selain itu, wisata sejarah, seperti budaya dan Arima Onsen, sudah sangat terkenal. Keindahan utamanya dapat Anda lihat ketika malam hari.